Apa itu Gabut? Istilah Gaul yang Wajib Kamu Ketahui

apa-itu-gabut

Apakah yang pertama kali terpikir olehmu adalah tanah basah yang biasa ada di rawa-rawa?Duh, mungkin kamu terlalu lelah mencangkul sawah. Itu sih ‘gambut’. Atau, jangan-jangan kamu teringat sebuah kabupaten di Jawa Barat? Bisa jadi kamu sedang ngidam dodol. Itu mah ‘Garut’. Jadi, apa itu gabut?

Arti Gabut

Jangan ngaku anak paling gaul satu RW kalau tidak tahu istilah ini. ‘Gabut’ adalah singkatan dari ‘gaji buta’. Artinya menerima gaji tanpa melakukan pekerjaan apapun. Ongkang-ongkang saja dapat uang. Korek-korek upil doang terima pemasukan. Semacam itulah. Kata yang serupa adalah ‘magabut’, kependekan dari‘makan gaji buta’.

Istilah ini berasal dari bahasa slang dan banyak dipakai dalam obrolan sehari-hari atau tulisan di media sosial. Contohnya seperti ini:

A: “Rekan satu tim gue ngeselin banget.“
B: “Kenapa dia?“
A: “Kerjaan dilimpahin ke gue. Dia santai-santai saja, sering kabur ke luar kantor lagi.“
B: “Wah, parah. Gabut dong dia. Laporin aja ke atasan lu.“


Staf 1: “Menjelang long weekend, hari ini kita kerja sampai jam 12 siang.“
Staf 2: “Asyik, setengah hari bisa magabut. Si bos baik banget.“
Staf 1: “Iya, untuk menghindari macet katanya. Semoga semua atasan seperti bos kita ya.“


Selfie dulu mumpung toko lagi sepi. #Gabut”

Namun, seiring berjalannya waktu, banyak orang yang memaknai ‘gabut’ secara berbeda. Tidak lagi soal gaji, tetapi lebih kepada ‘tidak ada kerjaan’ atau ‘bosan, tidak enak hati’. Misalnya:

Mahasiswa 1: “Hari ini dosen engga masuk. Guegabutnih. Nongkrong di warung aja yuk!”
Mahasiswa 2: “Ayuklah.”


A: “Kok Lu datang ke rental PS hari gini?”
B: “Gabut nih, pacar gue malah malam mingguan sama teman-temannya.”

Walaupun agak menyalahi definisi awal, penyimpangan ini sepertinya sudah umum dilakukan. Seakan sudah menjadi arti lain dari kata ‘gabut’. Jadi kalau ada temanmu yang melakukannya, harap dimaklumi saja, jangan diejek atau digaplok.

Kamu sekarang sudah tahu apa itu gabut, jadi pakai sesuai maksudnya ya. Jangan sampai niatnya ingin terlihat keren dan up-to-date, karena keliru, kamu malah dianggap salah gaul atau baru turun dari gunung.

Leave a Comment