Apa Itu Baper? Istilah Gaul yang Wajib Kamu Ketahui

apa-itu-baper

Arti Baper – Sedang iseng buka Facebook, kamu melihat status teman yang isinya ‘Mengisi perut di Sate Pak Tono’. Mendadak kamu terkenang pernah makan di tempat itu bareng pacar. Kamu cekikikan sendiri teringat akan cabe dari sambal sate yang terselip di gigi pacarmu dan membuat senyumnya seperti seringai ondel-ondel.

Waktu itu, kalian suap-suapan dan membuat orang lain menatap iri. Romantis sekali. Eh, tapi sekarang doi sudah jadi mantan. Perasaan kesal tiba-tiba muncul. Rasanya pengen jambak-jambak rambut. Kamu mematikan ponsel sambil memaki si pembuat status yang enggak salah apa-apa. Duh, baper sih. Tapi, apa itu baper?

Baper = Bawa perasaan

Contohnya seperti di atas. status di Facebook yang enggak ada hubungannya denganmu bisa membuat mood kamu berubah. ‘Baper’ adalah kata dalam bahasa gaul untuk menggambarkan kondisi ketika suatu hal yang sebenarnya biasa namun memengaruhi perasaan karena terlalu dimasukkan ke dalam hati, atau dikaitkan dengan memori masa lalu.

Reaksinya bisa macam-macam. Misalnya wajah tetap cool tapi jantung deg-degan, gelisah enggak tahu harus berbuat apa, senyum-senyum sendiri, atau kalau parah, muncul perasaan sebal sampai ingin memutilasi ikan lele.

Repotnya kalau sering baper

Baper bukan hanya urusan percintaan lho. Untuk orang yang sensitif, mulai dari drama Korea yang lebay sampai bangkai kecoa yang enggak penting pun bisa bikin baper.

Dapat balasan sms dengan tanda ‘(’ dari lawan jenis saja sudah salah tingkah dan dikira naksir. Lagi belajar biologi tentang reproduksi, tahu-tahu mewek terharu dengan kasih sayang orang tua. Menonton film romantis dikit, teringat mantan. Begitulah kalau terlalu bawa perasaan, suasana hati jadi mudah naik turun seperti semut push-up.

Walaupun perempuan memang lebih sering mengedepankan hati, tapi adakalanya kaum adamlah yang baper. Misalnya ngambek seharian karena tim sepak bola kesayangannya kalah, sampai-sampai berantem dengan teman yang mendukung tim yang berbeda. Menyalahkan semuanya, mulai dari wasit hingga rumput di lapangan. Inilah ribetnya orang yang baper. Padahal mungkin pemain bolanya saja santai. Bukankah menang dan kalah adalah hal yang biasa dalam pertandingan?

Cara mengatasi baper

Ketika baper melanda dan mulai membuatmu galau, tarik napas dalam-dalam, dan embuskan. Fiuh. Kembali fokus dan berhentilah berangan-angan. Segera alihkan perhatian dengan menyibukkan diri, misalnya ngobrol dengan teman, jalan-jalan di taman, ngepel seluruh rumah, kasih makan peliharaan tetangga, atau nyapu jalanan kota sampai bersih.

Ada kalanya baper diperlukan untuk menumbuhkan empati. Tapi sering baper juga akan merepotkan. Bagaimana menurutmu? Apakah kamu orang yang kerap baper?

Leave a Comment